Penyakit TBC (Tuberkulosis)

Apasih Tuberkulosis (TBC) itu, penyakit TBC adalah suatu penyakit yang tergolong dalam infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mikrobakterium tuberkulosa. Penyakit TBC dapat menyerang pada siapa saja tak terkecuali pria, wanita, tua, muda, kaya dan miskin serta dimana saja.

Penyakit TBC disebabkan oleh kuman atau bakteri mikrobakterium tuberkulosa, yang menular melalui udara yang tercemar oleh kuman TBC dari penderita TBC saat batuk, bakteri ini masuk kedalam paru-paru dan berkumpul hingga berkembang menjadi banyak (terutama pada orang yang memiliki daya tahan tubuh yang rendah).

Penyakit TBC dapat menular ke organ tubuh lain seperti ginjal, kulit, kelenjar getah bening, usus dan tulang.

Berkembangnya penyakit TBC di Indonesia ini tidak lain berkaitan dengan memburuknya kondisi social ekonomi, belum optimalnya fasilitas pelayanan kesehatan masyarakat, meningkatnya jumlah penduduk yang tidak mempunyai tempat tinggal dan adanya epidemic dari infeksi HIV. Hal ini juga tentunya mendapat pengaruh besar dari daya tahan tubuh yang lemah atau menurun, virulensi dan jumlah kuman yang memegang peranan penting dalam terjadinya infeksi TBC.

Gejala penyakit TBC digolongkan menjadi dua bagian, yaitu gejala umum dan gejala khusus. Gejala umum yang sering dijumpai adalah demam tidak terlalu tinggi yang berlangsung lama, biasanya dirasakan malam hari disertai keringat malam. Penurunan nafsu makan dan berat badan serta batuk lebih dari 3 minggu.

Gejala khusus tergantung dari organ tubuh mana yang terkena, bila terjadi sumbatan sebagian bronkus (saluran yang menuju ke paru-paru) akibat penekanan kelenjar getah bening yang membesar, akan menimbulkan suara “mengi”, suara nafas melemah yang disertai sesak. Kalau ada cairan dirongga pleura (pembungkus paru-paru), dapat disertai dengan keluhan sakit dada. Bila mengenai tulang, maka akan terjadi gejala seperti tulang yang pada suatu saat dapat membentuk saluran dan bermuara pada kulit di atasnya, pada muara ini akan keluar cairan nanah. Pada anak-anak dapat mengenai otak (lapisan pembungkus otak) dan disebut sebagai meningitis (radang selaput otak).

Pengobatan penyakit TBC membutuhkan waktu yang lama dan biaya yang mahal jika sudah disertai komplikasi seperti pendarahan, atau adanya cairan dalam paru-paru. Oleh karena itu sebelum penyakit TBC mengenai diri kita dan keluarga, maka perlu dilakukan upaya-upaya sebagai berikut:

 

Ø  Perilaku hidup bersih dan sehat, misalnya cuci tangan sebelum makan dan minum.

Ø  Meningkatkan makanan yang cukup dan bergizi.

Ø  Hindari lingkungan kumuh dan lembab.

Ø  Jika sudah terkena penyakit TBC, maka berobatlah secara teratur.

Ø  Ikuti saran dokter dan bersabarlah sambil terus berusaha untuk hidup sehat.

admindifa || 21-05-2009 21:31:05 || 1055 Kali | bookmark: Bookmark and Share