Ilmuwan Berharap Komputer Pecahkan Misteri Herculaneum
Beberapa ilumawan asal University of Kentucky, Amerika Serikat,
berharap teknologi komputer yang semakin moderen mampu membaca lembaran
paprius merupakan bagian sejarah di suatu kawasan di Herculaneum,
Italia.
Para ilmuwan tersebut berharap, setidaknya dua dari
ratusan lembaran papirus itu mampu dikuak. Ini menjadi suatu hal yang
penting, sebab lembaran itu akan mengungkap peristiwa sejarah yang
terjadi di Herculaneum, dan rahasia-rahasia lain mengenai Julius Caesar
yang terjadi 2 ribu tahun silam.
Nantinya, ilmuwan tersebut akan
menggunakan sistem Enhanced Digital Unwrapping yang dikembangkan di
Inggris untuk eksplorasi dan Konservasi proyek ini. Nantinya, alat
seperti pemindai ini bakal menampilkan gulungan naskah tersebut, secara
rapi untuk akhirnya dapat dibaca.
"Ini menjadi tugas berat bagi
kami. Tapi kami akan berusaha keras, karena objek akan dipindai dalam 3
dimesi, tanpa harus membukanya," ujar Profesor Brent Seales juru bicara
tim ilmuwan, seperti yang dilansir PCnet, Rabu (27/5/2009).
"Jika proyek ini berhasil, maka akan ada langkah besar kemudiannya. Karena, ada banyak rahasia yang bakal terkuak," tandasnya.



